Minggu sore itu aku pun pulang ke
rumah setelah bermain futsal selama 2 jam. Seperti biasa setiap Minggu sore
rutin sekali aku dan kawan-kawanku bermain futsal. Lelah sekali rasanya, tapi
badan terasa lebih segar dan sehat. Iyalah hampir 6 hari hidupku padat dengan
kuliah dan acara kampus. Sumpek banget pokoknya. Kalo kamu adalah seorang anak
kampus banget, pasti tau deh gimana rasanya. Jadi ya, hari Minggu adalah hari
terbaik untuk me time.
Oh iya ketika aku sampai rumah, aku
ga langsung mandi atau beberes. Aduh maafkan tentang kejorokanku ini. Aku
biasanya “ngaso” atau nyantai-nyantai dulu. Minum-minum dulu, kipasan dulu,
tiduran dulu, pokoknya yang bikin gerahku hilang. Tiga gelas air dingin dari dispenser sudah habis karena
tenggorokanku, namun terasa kurang. Lalu aku melangkahkan kaki untuk mengamb il
Sprite dari dalam lemari es. Wah, ternyata ada segelas susu cokelat dingin di
dalam kulkas. Tanpa banyak pikir, aku minum susu itu. Ah segarnya! Enak sekali,
rasanya aku ingin meminumnya lagi. Tapi sudah waktunya mandi, ya sudahlah, aku
mandi saja.
Setelah mandi, tiba-tiba ibuku
menghampiriku. Dirinya bertanya perihal susu yang aku minum itu. Ternyata itu
susu, ibu yang bikin, dan memang disengajakan diletakkan dalam kulkas agar bisa
dimingun ketika dingin. Tapi yaa, mau gimana lagi? Itu susu enak banget.
Kata ibu, itu susu merek Diasweet
Litesip. Rasa cokelatnya enak banget. Beda banget dai susu lain. Ibu juga
bilang kalo susu itu bebas gula dan rendah lemak. Cocok banget buat ibu dan
kalian semua yang menderita diabetes, ataupun buat kalian yang ingin mencegah
diabetes. Pantes aja ibu beberapa hari ini minum susu terus, ternyata susunya
enak loh. Sehat pula itu susunya.
Akhirnya aku meminta maaf sama
ibu karena susu cokelat dinginnya aku minum. Beruntung banget ibu ga marah cuma
menegur aku aja. Ibu juga bilang, ke depannya agar kami minum susu ini terus.
Biar asik dan tambah sehat.
